Pemkab Kutim Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Target 2026 hingga 2,90 Persen

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman

BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 2025 tercatat Sebesar 1,05 persen. Angka tersebut menjadi tantangan besar bagi Pemerintah daerah dalam memastikan laju pertumbuhan ekonomi akan terus di genjot dengan menghadirkan berbagai strategi untuk mendorong target pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun ini.

Menurut Ardiansyah, kondisi perekonomian Kutim saat ini masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Capaian pertumbuhan 1,05 persen pada 2025 disebutnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, mengingat struktur ekonomi daerah kita masih sangat dipengaruhi oleh dinamika sektor-sektor berbasis sumber daya alam,” ujar Bupati Ardiansyah.

Ketergantungan pada sektor terutama pertambangan membuat perekonomian daerah, sambungnya, masih cukup rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi di tingkat bawah. Untuk memperbaiki keadaan, Pemkab Kutim menyiapkan target cukup realistis dalam Perubahan RKPD Tahun 2026.

“Melalui Perubahan RKPD Tahun 2026, target pertumbuhan ekonomi diarahkan pada kisaran 2,40-2,90 persen,” tambahnya.

Target tersebut jauh di atas capaian tahun sebelumnya dimana, pertumbuhan ekonomi menembus angka 4,35 persen. Ardiansyah menegaskan, pemerintah daerah menyadari perlunya langkah yang terukur agar perekonomian Kutim tidak terus bergantung pada sektor berbasis sumber daya alam, dan target itu menjadi arah yang akan dikejar dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dengan target tersebut, Pemkab Kutim berharap pertumbuhan ekonomi dapat kembali menguat dan memberi dampak yang lebih nyata bagi masyarakat Kutim, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. (bn/adv/08)

Pos terkait

banner 468x60