Shabaruddin Minta Pemkab Kutim Beri Perhatian lebih Terhadap Pelayanan Kesehatan dan Fasilitas Pendidikan di Sangkulirang

Borneo Nusantara, SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Shabaruddin, mengatakan Kecamatan Sangkulirang membutuhkan perhatian yang lebih serius terkait ketersediaan dokter dan tenaga pengajar atau guru. Menurutnya, daerah Sangkulirang masih menghadapi tantangan besar pada sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Ia menilai, di kawasan tersebut, fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat masih sangat terbatas.

“Pertama untuk kesehatan, dokter disana itu masih minim. Apalagi di Sangkulirang ada RS yang tipenya B atau D kalau tidak salah,” ungkapnya kepada awak media dalam sesi wawancara di Halaman Kantor DPRD Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Jumat (8/11/2024).

Selain itu, legislator Partai Gelora Kutim itu mengungkapkan puskesmas di daerah tersebut juga masih menghadapi kekurangan tenaga medis, khususnya dokter. Sehingga diperlukan solusi untuk memenuhi dokter di tiap puskesmas.

“Puskesmas-puskemas disana juga masih banyak kesulitan dokter, makanya ini juga harus kita carikan jalan untuk adakan dokter disana,” jelasnya.

Tantangan serupa juga dihadapi di sektor pendidikan di Sangkulirang, yang memerlukan perhatian lebih agar anak-anak di sana dapat mengakses pendidikan yang berkualitas.

Shabaruddin mengungkapkan, meskipun terdapat beberapa sekolah di wilayah tersebut, namun fasilitas dan kualitas pendidikan yang tersedia masih jauh dari memadai.

“Pendidikan juga perlu diperhatikan disana, kalau sekolah atapnya bocor, papan tulis yang tidak layak pakai kan mereka juga gak nyaman belajarnya,” pungkasnya. (ADV/dd)

Pos terkait

banner 468x60