SANGATTA – Beberapa hari yang lalu Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Mengadakan Seminar Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Perempuan di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Kamis (02/11/2023).
Turut hadir Prayunita Utami anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi Nasdem sekaligus sebagai politikus perwakilan perempuan yang duduk di legislatif. Dorongan keterlibatan perempuan dalam politik pun semakin didukung dengan disahkannya Undang-Undang tentang Partai Politik yang mengharuskan setiap partai politik menyertakan 30% keterwakilan perempuan.
Kehadiran politisi perempuan dari Partai Nasdem guna ingin mengajak dan mendorong perempuan turut serta dalam pesta demokrasi 2024 mendatang. Menurut Prayunita, para calon politik perempuan bisa merambah ke ranah yang lebih luas jika diberikan kesempatan. Salah satu alasan mengapa keterlibatan perempuan merupakan isu penting yang patut mendapat perhatian, adalah minimnya dukungan lingkungan masyarakat bagi perempuan untuk meniti karir.

Prayunita saat diwawancarai awak media, politisi Partai Nasdem itu mengaku bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, terlebih informasi yang disampaikan menjadi pengalaman berharga bagi kaum perempuan, yang ingin terjung ke dunia politik.
“Kita bisa lihat tadi, antusiasi dari peserta seminar sangat baik. Saya juga perhatikan banyak caleg perempuan juga turut hadir dalam seminar ini. Secara pribadi ini Tentu pertanda bagus,” ungkap anggota Komisi D DPRD Kutim itu.
“Saat ini kan anggotta DPRD Kutim dari perempuan cuman 5 (lima) orang dari 40 anggota secara keseluruhan. Semoga kedepanya ini bisa bertambah, harapnya bisa 30 persen dari total yang ada,” ungkapnya.
lebih lanjut “Perempuan sangat penting terlibat dunia politik. Karena perempuan menjalankan pekerjaan sesuai hati nurani. Perempuan di politik sangat di butuhkan,”.
Dirinya menyarankan agar kiranya perempuan maju dalam hal apapun. Khusunya di dunia politik. Pasalnya, disanalah bisa berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak dan khususnya perempuan.(Mn-Advertorial/DPRD Kutim).







