
SANGATTA – Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) merupakan pengakuan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada kabupaten atau kota yang berhasil memenuhi kriteria sebagai wilayah yang ramah dan layak untuk anak-anak. Penghargaan ini juga bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong daerah-daerah di Indonesia agar menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan, perlindungan, dan partisipasi anak-anak.
Usai serah terima penghargaan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur, Achmad Junaidi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kutai Timur (Kutim) dan jajaran yang telah menerima penghargaan Kak Seto Award 2024. Penghargaan tersebut diserahkan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Selasa (21/5/2024).
“Kami dari DPPKB mengucapkan selamat kepada Bupati Kutim, Dandim 0909/Kutim, Kapolres, serta seluruh jajaran lainnya sebanyak 14 orang yang mendapatkan penghargaan,” ujar Junaidi.
Junaidi menekankan pentingnya perlindungan anak yang harus dimulai sejak dalam kandungan, untuk memastikan mereka lahir sehat dan cerdas.
Saat lahir, anak-anak harus dipastikan memperoleh gizi yang seimbang untuk menunjang kesehatan mereka.
“Perlindungan anak itu memang dilakukan sejak masih dalam kandungan, sehingga pas lahir bisa menjadi cerdas dan menjadi harapan di tahun yang akan datang,” jelasnya.
Ia berharap seluruh dinas di Kutim dapat bekerja sama dan bersinergi dalam memenuhi hak-hak anak.
Junaidi yakin bahwa kolaborasi yang baik akan membuka peluang bagi Kutim untuk meraih lebih banyak penghargaan di masa mendatang.
“Ini sebagai motivasi yang sangat luar biasa. Semoga ke depan semua dinas-dinas tetap bersinergi dan bekerja sama, terutama menyangkut hak-hak anak,” ungkapnya.
Penghargaan Kak Seto Award 2024 diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan dedikasi para penerima dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Selain itu juga, diharapkan pemerintah daerah semakin terdorong untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak secara holistik.
“Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan Kutai Timur terus berinovasi dan berusaha meningkatkan kualitas hidup anak-anak di daerah kita ini,” tutupnya.







