Kabupaten Kutim Terima Penghargaan atas Peran Aktif dalam Penurunan Stunting di Kalimantan Timur

Pada Senin (18/11/2024), Provinsi Kalimantan Timur melalui Sekretaris Provinsi, Hj. Sri Wahyuni, menggelar Dialog Membangun Komitmen Bersama yang menjadi momentum penting bagi penguatan kerjasama antar kabupaten/kota dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sebagai salah satu daerah yang berperan aktif dalam mendukung program penurunan stunting.

Acara yang juga menandai komitmen untuk menjadikan Kaltim bebas dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS) ini, menjadi ajang untuk menilai kinerja pemerintah daerah dalam menangani masalah kesehatan, khususnya stunting. Pemkab Kutim yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, H Bahrani Hasanal, menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang telah dilakukan dalam mendukung program nasional.

Bahrani menekankan bahwa penurunan angka stunting merupakan tanggung jawab bersama, yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga kesehatan, hingga masyarakat itu sendiri. Dalam sambutannya, Bahrani menegaskan pentingnya sinergi antar berbagai sektor, termasuk sektor sanitasi yang diharapkan turut berkontribusi dalam penurunan stunting.

Sebagai bagian dari upaya konkret dalam mendukung program ini, Kutim juga berkomitmen untuk mendirikan 1.300 jamban hingga tahun 2026 sebagai bagian dari sanitasi total berbasis masyarakat. Dinas Kesehatan Kutim bersama Dinas Perkim dan Dinas Pekerjaan Umum bekerja sama untuk memastikan akses sanitasi yang layak dapat tersedia di seluruh pelosok daerah.

Dengan penghargaan ini, Kutim diharapkan terus mendorong program percepatan penurunan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama melalui peningkatan infrastruktur sanitasi dan edukasi kesehatan yang terus digalakkan.(Adv/Bn-Ns04)

Pos terkait

banner 468x60