Tak Hanya RBRA, Kutim Dorong Seluruh Sekolah Jadi Sekolah Ramah Anak

Plt, Kepala DPPPA Kutim, Idahm Cholid

BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur mencatat sejumlah capaian positif dalam upaya mewujudkan status Kabupaten Layak Anak (KLA). KLA sendiri merupakan sebuah kebijakan yang di lakukan oleh pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan daerah yang diarahkan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak melalui penguatan kebijakan serta koordinasi lintas sektor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur, Idham Cholid, mengatakan salah satu capaian yang paling menonjol adalah bertambahnya Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) berstandar nasional di Kutim. Yang sebelumnya hanya ada satu, yakni Taman Venus (Bukit Pelangi). Kini bertambah lagi yakni Taman Prima Swarga Bara (Town Hall).

Keberadaan dua taman tersebut, menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen termasuk swasta (perusahaan) untuk menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat terutama bagi tumbuh kembang anak.

Selain RBRA, lewat program Sekolah Ramah Anak (SRA) juga menjadi langkah kongkret konkret dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, sehat, dan bebas dari kekerasan serta diskriminasi, sekaligus memastikan pemenuhan hak anak selama berada di lingkungan sekolah dalam yang baru saja dijalankan.

“Harapannya nanti seluruh sekolah di Kabupaten Kutai Timur berstatus sebagai Sekolah Ramah Anak,” jelasnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen, pihaknya optimis langkah-langkah tersebut dapat mempercepat perwujudan Kutai Timur sebagai Kabupaten Layak Anak. (bn/adv/08)

Pos terkait

banner 468x60