Sangatta – Karena mepet banyak pihak khawatir terhadap realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah makin singkatnya waktu pelaksanaan. Kekhawatiran ini muncul meskipun APBD Perubahan menunjukkan kenaikan sebesar 9,9% dari anggaran sebelumnya.
Yan, Anggota DPRD Kutim, menjelaskan bahwa program-program pemerintah daerah secara substansi tidak mengalami perubahan signifikan. “Tidak terlalu banyak berubah lah terkait dengan program awal walaupun kita sempat efisiensi di awal,” ujarnya. Kenaikan anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh program yang telah direncanakan.
Namun, optimisme tersebut dibayangi ketidakpastian realisasi penyerapan anggaran. Tantangan utama terletak pada sempitnya waktu pelaksanaan yang tersisa, sementara proses di lapangan belum menunjukkan progres yang maksimal.
Kekhawatiran ini didasari pola serupa yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. “Kita memang tidak terlalu maksimal dalam penyerapan,” kata Yan. Ia menekankan bahwa dampak dari tidak optimalnya penyerapan anggaran akan berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat berpotensi tidak segera menikmati program-program pemerintah akibat tertundanya realisasi anggaran. “Nah itu yang barangkali kita khawatirkan lagi tahun ini, mengingat batas waktu yang sudah sedikit tapi sampai hari ini juga belum berjalan,” paparnya.
Lebih lanjut, Yan mengungkapkan bahwa DPRD tidak memiliki mekanisme khusus untuk mempercepat proses ini. “Tidak ada. Yang ada kan kita tetap berharap ya. Berharap banyak dengan pemerintah. Karena ini sekarang bolanya sedang ada di pemerintah,” jelasnya.
Hambatan teknis utama terletak pada belum selesainya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di tingkat dinas. “Yang kita susuri ke dinas-dinas ini DPA belum jadi. Jadi mudah-mudahan ini nanti dalam hari ini atau besok sudah bisa muncul DPA sehingga segera mungkin kita bisa bekerja,” harap Yan.
Meski demikian, ia tetap optimis dengan komitmen pemerintah untuk merealisasikan seluruh program yang telah dituangkan dalam APBD. (ADV)







