SANGATTA – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan rumah sakit (RS) di Wahau, yang sangat penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah pelosok seperti Kongbeng dan Telen.
Anggota Komisi D DPRD Fraksi PKS, Agusriansyah, mengatakan pentingnya tidak hanya memperhatikan rencana pembangunan rumah sakit, tetapi juga memperhatikan masalah percepatannya.
Oleh karena itu, Agusriansyah memberikan contoh keadaan di RS Sangkulirang. Di mana RS tersebut ada, namun wilayah sekitarnya seperti Sandaran dan Karangan masih jauh dan membutuhkan pengembangan transportasi.
“Sementara ini saya lihat penggalakkan pemenuhan mobil-mobil ambulans yang memang progresif. Tetapi, harusnya ini skala prioritas, karena saya baru saja mengunjungi desa Sandaran Tanjung Mangkalihat sampai sekarang meminta itu dan belum ada. Bahkan, armadanya masih kurang, saya rasa ini jadi perhatian yang serius dan memang mereka ini wajar dibelikan yang jenis double jangan yang standar dalam kota,” ujarnya ketika diwawancarai oleh awak media pada hari Senin (5/6).
Agusriansyah juga menekankan pentingnya fokus pada pelayanan masyarakat, bukan hanya pada infrastruktur dan bangunan rumah sakit.
“Jadi ada korelasi yang terhubung karena kalau tidak ya tetap beban biaya mahal akan dilibatkan ke masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, ia juga membayar masalah pelayanan obat-obatan. Menurutnya, seringkali menjadi persoalan, seperti pembiayaan obat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, yang masih dilakukan di luar wilayah. Berbeda dengan kota Sangatta yang sudah menjalin kerja sama dengan Kimia Farma.
“Harusnya itu segera dicari kerjasamanya sehingga pada saat masyarakat berobat tidak perlu lagi keluar untuk mencari obat yang representatif,” tutupnya. (bn/idi-bt/adv).







